Awan & Mendung, Aku & Kau
Saat mendung mulai melintas
Putihnya awan yang membiru
Laksana selendang penari yang melunglai
Kusam menyedihkaan dan tak menyenangkan
Mengapa mendung harus melintas ?
Mengapa awan harus ternoda ?
Sayang,…….
Tak bisakah kau menghalau mendung ?
Aku ingin menikmati indahnya awan
Saat putihnya yang membiru begitu indah
Nampak menggoda
Sayang, mengapa kau diam ?
Tak inginkah kau menyenangkan aku?
Sayang,…………
Bawalah mendung itu
Laksana kau menghalau sedih di hatiku