RSS

Tips Menyusui Ketika Puasa

19 Agu

Bulan ramadhan tahun lalu, aku sebulan penuh tidak berpuasa. Karena pada saat itu kandunganku sudah memasuki bulan ke 8. agar kebutuhan gizi bayiku terpenuhi tentunya. Tapi untuk bulan puasa kali ini aku berharap bisa berpuasa kembali. Kalau boleh jujur, sangatlah menyedihkan apabila kita harus melewati bulan ramadhan tanpa berpuasa.

Dan untuk hal ini aku sudah mulai bergerilya mencari referensi agar anakku tetap tercukupi kebetuhan susunya. Apalagi my andra tercinta tidak mau ngedot. Menurut artikel yang aku baca, berpuasa sebenarnya hanya mengubah jadwal makan. Khusus untuk ibu menyusui, asupan makanan yang dikonsumsi selama berpuasa bisa dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak.

Namun sebagai catatan penting bagi ibu menyusui yang berniat berpuasa, kita harus tetap memperhatikan kesiapan fisik dan mental ibu dan bayi kita. Apabila sekiranya akan membuat bayi sakit ataupun si ibu terlalu kelelahan lebih baik tidak berpuasa lho. Islam memberi kelonggaran untuk kasus yang satu ini.oke .

Kemudian, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk memastikan bahwa produksi ASI selama ibu berpuasa tetap lancar dan berkualitas:

1. Asupan menu dengan gizi seimbang

Ibu yang sedang menyusui memang membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori perhari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3x sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa dan menjelang tidur sesudah shalat tarawih.

2. Perbanyak konsumsi cairan dan minuman hangat.

Minum air putih minimal dua liter dalam sehari, ditambah dengan juice buah, teh manis hangat dan susu. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.

3. Istirahat yang cukup

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, apakah dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui, bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.

4. Untuk Ibu Bekerja

Ibu bekerja yang memerah ASI di tempat kerjanya disarankan untuk tetap melakukan kegiatan memerah ASI seperti biasa dengan tetap memperhatikan tips-tips seperti yang sudah disebutkan diatas ini. Kembali berpegang pada prinsip demand and supply, semakin banyak ASI dikeluarkan maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Apabila ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, maka ASI yang diproduksi dapat berkurang, yang bukan disebabkan oleh kegiatan berpuasa tetapi karena mengurangi kegiatan memerah tadi.

Bagaimanapun, mendapatkan ASI adalah hak bayi. Jadi, dahulukan kepentingan bayi. Untuk ibu yang memiliki bayi di bawah 6 bulan, memang dianjurkan untuk tidak berpuasa karena bayi sedang dalam tahap ASI Eksklusif dan belum memperoleh makanan tambahan apapun kecuali ASI.

So, karena my andra sudah hampir 10 bulan, aman-aman aja untuk aku berpuasa di bulan ramadhan kali ini. Hore….aku biasa puasa lagi. Semoga semuanya lancar dan membawa barokah dunia akhirat. Amien

Untuk sekedar referensi ini ada sebuah menu untuk memenuhi kebutuhan ibu menyusui selama berpuasa.

SAHUR: #1 gelas susu #1 porsi nasi putih # 1 porsi ampela ati masak kecap # 1 porsi urap sayuran #. 2 potong tempe bacem  #. Potongan buah mangga atau sebuah jeruk pontianak  ukuran besar # 3 gelas air putih

BUKA PUASA (setelah bedug tanda buka puasa) # 1 gelas teh manis # 1 kroket ragut atau camilan berkarbohidrat  # 1 gelas jus semangka atau jus pepaya

PUKUL 19.00 (setelah salat Magrib) :  1 gelas susu

PUKUL 20.30 ATAU 21.00 (SETELAH SALAT SALAT ISYA DAN TARAWIH), MAKAN MALAM TERDIRI ATAS:  # 1 porsi nasi putih # 1 porsi daging sapi bumbu bali atau masakan daging, ayam, dan ikan lainnya # 2 tahu goreng atau tempe goreng tepung  # 1 porsi tumis kacang panjang dan tauge atau capcay # 1 buah apel atau pisang

PUKUL 22.00 (MENJELANG TIDUR)  1 gelas susu

Selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan dan salam ASI!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 19, 2009 in 4661

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: