RSS

DIARE PADA ANAK

02 Feb

Cemas jika anak kita bolak balik buang air besar atau yang biasa kita sebut diare ? Pastinya. Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja melambat sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar dari biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari. Itu yang terjadi pada anakku andra beberapa waktu lalu, apalagi tinja andra berwarna kuning pucat. Aku mulai mencari beberapa referensi di internet, Dari beberapa sumber aku akhirnya mengetahui bahwa penyebab diare itu antara lain, karena :

– Karena peradangan usus, misalnya : kholera, disentri, bakteri-bakteri lain, virus dsb.
– Karena kekurangan gizi misalnya : kelaparan, kekurangan zat putih telur.
– Karena keracunan makanan.
– Karena tak tahan terhadap makanan tertentu, misalnya : si anak tak tahan meminum susu yang mengandung lemak atau laktosa.

Penanganan diare yang paling gampang adalah dengan meminumkan garam ORALIT. Hal ini untuk mencegah terjadinya kekurangan cairan tubuh sebagai akibat diare. Minumkanlah cairan oralit sebanyak mungkin penderita mau. 1 bungkus kecil oralit dilarutkan ke dalam 1 gelas air masak (200 cc).

Apabila kita tidak memiliki ORALIT di rumah, kita bias membuatnya sendiri.

Caranya :

– Ambillah air teh (masak) 1 gelas.

– Masukkan dua sendok teh peres gula pasir, dan seujung sendok teh garam dapur.

– Aduk rata dan berikan kepada penderita sebanyak mungkin ia mau minum.

Jika diare tak terhenti dalam sehari atau penderita lemas sekali bawalah segera ke Puskesmas atau dokter terdekat. Penyakit diare merupakan penyebab no 2 angka kesakitan dan angka kematian pada anak-anak, khususnya dikalangan usia anak dibawah 5 tahun. Waspadalah dan jangan menganggap remeh penyakit diare ini.

Diare ini bisa kita cegah dengan pola hidup sehat. Berak di kakus, tidak di sungai, pantai, sawah atau sembarang tempat. Biasakan anak kita untuk mencuci tangan setelah bermain, sebelum makan, dan sesudah buang air besar. Minum air dan makanan yang sudah dimasak Susui anak anda selama mungkin, di samping makanan lainnya sesuai umur. Bayi yang minum susu botol lebih mudah diserang diare dari pada bayi yang disusui ibunya. Tetaplah anak disusui walaupun anak menderita diare.

Sumber:

http://dranak.blogspot.com/2006/12/diare-pada-anak.html

http://www.smallcrab.com/anak-anak/671-8-faktor-penyebab-diare-pada-anak

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: